Thursday, November 22, 2018

Sistem dan peluang bisnis di Bali

Sistem dan peluang bisnis di Bali

Selain destinasi wisata, Bali juga mempunyai daya tarik untuk berbisnis. Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke bali membuat para pelaku bisnis tertarik untuk berinvestasi di pulau yang dijuluki seribu pura. Berbagai macam bisnis telah ada di bali, baik dari bidang jasa, makanan, restaurant, fashion, sampai property semua ada di disini.

Selain karena wisatawan banyak berkunjung di bali, alasan para pebisnis berinvestasi disisni adalah banyak para pelajar atau transmigran yang tugas dan bekerja di bali. Secara otomatis produktifitas daerah bali semakin lama semakin meningkat. Para pendatang yang bekerja di bali akan mencari kebutuhan yang hampir sama dengan daerah asalnya, dengan demikian pelaku bisnis akan membuka outlet yang sesuai dengan kebutuhan transmigran. 

Dampak positif adanya investasi bisnis adalah memperluas lapangan kerja di bali dan menekan angka pengangguran di bali. Terlebih bali tidak hanya mengandalkan sector pariwisata saja, namun bisa membuat inovasi bisnis. Sudah banyak para pelaku bisnis asli bali yang memanfaatkan peluang membangun dan mengembangkan bisnisnya. Sayangnya banyak pelaku bisnis yang terlalu gegabah dan tidak memikirkan resiko akhirnya menjadi bangkrut.


Jika kita lihat di sepanjang outlet di bali hampir semua outlet judulnya dan yang dijajakan sama misalnya saja martabak, perbedaannya cara penyajian martabakya ada yang lebih tebal dan ada yang lebih tipis otomatis orang akan memilih martabak yang lebih tebal, hal ini membuat martabak yang hasilnya tipis kurang aku dan ujung-ujungnya gulung tikar. Padahla dengan kita melihat pasar dan menginovasi bisnisnya akan membuat orang menjadi tertarik.

Pelaku bisnis yang mampu melihat peluang dan berbisnis di bali adalah “mie kober” penyajian yang sederhana dan harganya yang cocok dengan kantong membuat mie kober selalu bertahan dan digemari masyarakat bali khususnya anak muda yang tinggal di daerah kota denpasar. Cukup mengeluarkan biaya Rp 20,000 kita sudah bisa menikmati satu porsi mie dan minum, terlebih menu yang ditawarkan sangat beragam dan memiliki harga yang rata-rata murah dan pas untuk anak muda.

Nah dengan prinsip sederhana sudah bisa berbisnis dan berinvestasi di bali. Tidak perlu hal yang berlebihan untuk berbisnis di bali, cukup dengan pengamatan pasar, modal, serta inovasi kita sudah bisa untuk membuka usaha di bali. Banyak orang yang berpikiran bahwa berbisnis itu susah harus mempunyai modal yang besar, betul jika pemikiran kita sperti itu namun coba kita pikirkan kembali, dari segi kemampuan modal kita, inovasi kita, dan cara kita melihat peluang otomatis menjadi senjata buat kita untuk membuat sebuah usaha. Namun jika kita pesimis, tidak bisa melihat peluang dan hanya ikut-ikut saja disitu kebangkrutan akan menjadi titik akhir bisnis kita.



sumber gambar 
https://www.google.co.id/search?q=peluang+usaha+di+bali&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwj8or6PzeneAhXGMI8KHfahDpQQ_AUIDygC&biw=1295&bih=591#imgrc=1QTGzfUq4J8HfM:

Artikel Terkait

Sistem dan peluang bisnis di Bali
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email